Callout - UFC/MMA
Di UFC, callout telah menjadi tradisi yang biasanya terjadi dalam wawancara pasca-pertarungan dengan mikrofon di tangan. Seorang petarung yang menang secara publik menantang atlet lain, berusaha untuk menciptakan minat untuk pertandingan mendatang. Callout yang paling efektif adalah yang menghasilkan respons dari lawan dan menciptakan narasi yang menarik. UFC mempertimbangkan callout saat merencanakan kartu mendatang, menjadikan praktik ini sebagai alat strategis bagi petarung.
Callout
Callout Jorge Masvidal terhadap Ben Askren setelah sebuah acara UFC telah menjadi salah satu yang paling diingat. Ketegangan antara keduanya, yang dipicu oleh provokasi di media sosial, mengarah pada KO flying knee tercepat dalam sejarah UFC di UFC 239, hanya dalam 5 detik.
Callout & Trash Talk
Trash talk sering menyertai callout untuk memperbesar dampak media. Sebuah callout sederhana adalah tantangan, tetapi jika dipadukan dengan trash talk, itu menjadi momen viral yang menarik perhatian penggemar dan media. Trash Talk.
FAQ - Callout
Apakah UFC selalu menghormati callout dari petarung?
Tidak selalu. UFC mempertimbangkan callout tetapi membuat keputusan akhir berdasarkan peringkat, ketersediaan, logistik, dan potensi komersial. Callout yang berkesan meningkatkan kemungkinan tetapi tidak menjamin bahwa pertandingan akan terjadi.
Kapan waktu terbaik untuk melakukan callout?
Setelah kemenangan yang mengesankan, lebih baik untuk KO atau submission, ketika perhatian media sedang tinggi. Callout setelah penampilan dominan memiliki bobot yang jauh lebih besar dibandingkan dengan yang dilakukan setelah kemenangan yang kurang meyakinkan.





