Full Guard - UFC/MMA
Full guard adalah posisi dasar dalam Brazilian Jiu-Jitsu yang diterapkan dalam MMA. Petarung dalam guardia tertutup mengendalikan jarak dengan kakinya, membatasi kemampuan lawan untuk menyerang dengan kekuatan dan untuk berpindah ke posisi yang lebih dominan. Dari full guard, berbagai submission dapat dicoba seperti triangle choke, armbar, dan omoplata, serta sweep untuk membalikkan posisi. Namun, dalam MMA, guardia tertutup kurang efektif dibandingkan dalam BJJ murni karena adanya serangan di lantai.
Full Guard
Demian Maia, legenda BJJ di UFC, menggunakan full guard sebagai platform ofensif: dari posisi ini ia mencoba sweep dan submission, mengubah apa yang dianggap banyak orang sebagai posisi defensif menjadi senjata ofensif.
Full Guard & Half Guard
Half guard adalah posisi di mana petarung yang berada di belakang hanya mengendalikan satu kaki lawan. Ini kurang aman dibandingkan full guard tetapi menawarkan berbagai opsi ofensif. Sering kali, transisi dari full guard ke half guard terjadi selama scramble. Half Guard.
FAQ - Full Guard
Apakah berada di full guard adalah posisi yang baik?
Dalam UFC, full guard dianggap sebagai posisi netral. Ini lebih baik daripada menerima mount atau side control, tetapi juri cenderung lebih menyukai petarung yang berada di atas. Ini berguna untuk bertahan dan mencari submission.
Apa perbedaan antara full guard dan open guard?
Dalam full guard, kaki saling silang di belakang punggung lawan, menciptakan penguncian. Dalam open guard, kaki tidak saling silang dan digunakan secara aktif untuk mengendalikan jarak dan menciptakan sudut.





