Triangle Choke - UFC/MMA
Triangle Choke dapat diterapkan dari guard tertutup atau terbuka: petarung mengaitkan satu kaki di belakang lutut lawan, menjebak leher dan satu lengan lawan di antara paha. Tekanan gabungan dari paha pada leher dan lengan lawan itu sendiri pada arteri karotis yang berlawanan menciptakan strangolamento yang sangat efektif. Dalam UFC, Triangle Choke telah diperkenalkan oleh petarung seperti Anderson Silva dan Demetrious Johnson, yang menunjukkan bagaimana teknik ini dapat membalikkan pertarungan dari posisi bawah.
Triangle Choke
Anderson Silva menyumbangkan Chael Sonnen dengan Triangle Choke di ronde kelima di UFC 117, membalikkan pertarungan yang dia kalah secara signifikan pada poin dalam salah satu comeback paling epik dalam sejarah UFC.
Triangle Choke & Arm Triangle
Arm Triangle adalah versi yang dilakukan dengan lengan daripada dengan kaki. Kedua teknik ini memanfaatkan prinsip strangolamento yang sama dengan menggunakan lengan lawan sebagai tuas tambahan, tetapi dari posisi yang sepenuhnya berbeda. Arm Triangle.
FAQ - Triangle Choke
Apakah Triangle Choke juga bisa diterapkan dari mount?
Ya, Triangle Choke bisa diterapkan dari mount atau posisi atas, meskipun lebih umum dari guard. Varian dari mount disebut mounted triangle dan sangat sulit untuk dipertahankan.
Bagaimana cara mempertahankan diri dari Triangle Choke?
Pertahanan utama termasuk menjaga postur yang benar, dengan punggung tetap tegak untuk menghindari kaki menutup. Jika triangle sudah terpasang, Anda bisa mencoba mengangkat lawan dan menjatuhkannya ke tanah (slam) atau berusaha untuk membebaskan lengan yang terjebak.





