Peruvian Necktie - UFC/MMA
Peruvian Necktie diterapkan dari posisi yang mirip dengan front headlock: petarung melilitkan lengan di sekitar leher sambil menyertakan satu lengan, kemudian melewati kaki di atas punggung dan kepala lawan untuk menciptakan tuas tambahan yang meningkatkan strangulasi. Kombinasi tekanan dari lengan dan berat kaki menjadikan sumbatan ini sangat kuat. Di UFC, Peruvian Necktie adalah teknik yang jarang tetapi spektakuler yang menunjukkan kreativitas teknis dari grappler tingkat tinggi.
Peruvian Necktie
Tony DeSouza membuat Peruvian Necktie terkenal di MMA, dan beberapa petarung telah mencoba teknik ini di UFC, menunjukkan bahwa sumbatan yang tidak konvensional bisa sangat menghancurkan jika diterapkan dengan tepat.
Peruvian Necktie & Japanese Necktie
Japanese Necktie mirip dengan Peruvian Necktie tetapi dengan pengaturan dan mekanik yang sedikit berbeda. Keduanya menggunakan kaki untuk meningkatkan tekanan strangulasi, tetapi Japanese Necktie umumnya dianggap lebih mirip dengan neck crank. Japanese Necktie.
FAQ - Peruvian Necktie
Apa asal mula Peruvian Necktie?
Teknik ini dinamai dari petarung Peru, Tony DeSouza, yang membuatnya populer di MMA. Teknik ini menggabungkan prinsip dari berbagai strangulasi dengan penggunaan kaki sebagai tuas tambahan.
Apakah Peruvian Necktie sulit untuk dilakukan?
Ya, teknik ini memerlukan kontrol yang baik pada front headlock, timing yang tepat saat melewati kaki, dan kemampuan untuk menjaga tekanan. Ini adalah teknik lanjutan yang memerlukan latihan khusus untuk diterapkan secara efektif dalam pertarungan.





