Single Leg - UFC/MMA
Takedown single leg melibatkan penyerang yang memasuki guard lawan dan menangkap satu kaki, biasanya di atas atau di bawah lutut. Dari posisi ini, petarung dapat menyelesaikan takedown dengan berbagai cara: mengangkat kaki, memutar lawan, atau mengombinasikannya dengan trip. Ini dianggap lebih aman dibandingkan double leg karena mengurangi risiko terhadap pertahanan melalui sprawl dan memungkinkan untuk tetap relatif terlindungi dari serangan selama eksekusi.
Single Leg
Georges St-Pierre adalah seorang ahli single leg: ia memasuki dengan jab untuk menciptakan distraksi dan kemudian terjun ke satu kaki, menyelesaikan takedown dengan presisi hampir ilmiah.
Single Leg & Double Leg
Double Leg menangkap kedua kaki alih-alih satu. Sementara single leg lebih serbaguna dan aman, double leg umumnya lebih eksplosif dan menentukan ketika dilakukan dengan benar. Double Leg.
FAQ - Single Leg
Apakah single leg efektif melawan lawan yang lebih besar?
Ya, single leg sangat efektif melawan lawan yang lebih tinggi atau lebih berat karena membutuhkan lebih sedikit kekuatan eksplosif dibandingkan double leg dan memungkinkan untuk secara bertahap mengganggu keseimbangan lawan.
Bagaimana cara bertahan dari single leg?
Pertahanan utama termasuk sprawl, whizzer (overhook di bahu), menyerang dengan lutut atau siku, dan mencoba melepaskan kaki dengan gerakan melingkar.





